Dago,
Ketika belum sampai kini
Aku mengaca pada diri
lalu bergumam sendiri
Apa tidak terlalu dini ?
Ah aku ragu pada hati…
Kemudian hari berganti
Bulan pun tak lelah berlari
Tanggal sama saat nanti
Akankan kah bisa bersemi
Pelan-pelan ku arungi
Sedikit ragu ku langkahi
Satu persatu terlewati
Sungguh manis hari-hari ini
Lalu, sampai pada kini
Waktu berwarna-warni
Putri penunggu rumah hati
Namamu lalu terpatri
Terukir dalam hati
Aku bersyukur bukan mimpi
Tapi mimpi yang terealisasi