hmmm...
sore-sore ngeblog sambil dengerin TV...
besok pernikahan edi baskoro yudhoyono di ISTANA
apa ini Royal Wedding???
kok persiapan berlebih yah???
Terlintas langsung sebuah cerita dari guruku dulu...
Bung karno ketika membicarakan hal pribadi dengan mentrinya disebuah ruangan...
dia mematikan lilin lampu petromak yang saat itu menjadi satu-satunya penerangan...
sang menteri dengan ragu bertanya...mengapa?
"minyak dari lampu ini dari uang rakyat, sekarang kita mau membahas hal pribadi...maka kita tak pantas menggunakan minyak dari uang rakyat"
atau
foto sang presiden Iran yang tidur beralaskan tikar dan memakai mobil bututnya untuk pergi kemana-mana....
Pertanyaan besar
dari mana uangnya????pake uang siapa????ko di istana sih???
ketika di tanyakan, jubir si pak SBY pun menerangkan dengan tegas "Ini memakai biaya pribadi"
tapi.........
resepsi di Istana yang nota bene Istana harusnya digunakan untuk keperluan Negara!@#$% ("jadi ga perlu biaya sewa + keliatan mewah gitu loch"...pikir pak SBY)
polisi+PM+baracuda nongkrong disitu yang notabene harusnya digunakan untuk bela negara....dari pada nongkrong di resepsi itu mending nongkrong di perbatasan Indonesia-Malaysia&^%$#@ ("Gratisan cinggggg...kapan lagheee coba????"...dalam hati si SBY)
pasangan pengantin naik mobil presiden plat 1 RI...yang nota bene itu mobil Dinas BanGGG...buat keperluan Negara....)*&^%$ ("sekali-kali berasa berdarah Biru"...canda si SBY)
mari menelusuri jejak presiden terdahulu...
Pak soeharto menikahkan anaknya dengan menyewa gedung di Taman Mini dengan durasi 4 jam sewa 35 jt.....
Pak Gus Dus menikahkan anaknya dengan menyewa sebuah mesjid.....
sangat berbanding Terbalik...mungkin "sambil menyelam minum air" pikir pak SBY
siall...jadi agak nyesel gw nyoblos si SBY waktu pemilu terakhir....
Wednesday, November 23, 2011
Jauh dari Tuhan
Roda hidup memang tak henti berputar
ketika seseorang pernah berada di titik nol...maka ia pun bisa naik hingga puncak dan kembali ke titik nol...
ya seperti itu lah hidup...
masih jelas diingatanku yang berbekas hingga ke hati
saat masih duduk di sekolah menengah pertama
kondisi rumah yang sangat tidak kondusif
ya, aku tumbuh di kelilingi teriakan sampai piring terbang
atau bahkan ringisan sakit yang disertai bunyi hentak pukulan
saat itu sangat kelam....
aku terlalu dini untuk mengetahui kebenaran, semua seperti mengoyak batinku
masih jelas diingatan dan berbekas hingga ke hati,,,,
untuk makan sesuap nasi pun sangat susah...bahkan seperti harus mengemis pada nenek
atau bahkan harus memaksa perut kosong menahan lapar...
ya....ketika itu serupiah sangat berharga, tak akan kubiarkan sekepingpun tercecer di jalan...
ingin rasanya pergi jauh mengelana mencari penghidupan sendiri...tapi tak bisa...
ku tak tega meninggalkan isakan adikku...rintihan ibuku...
kelam...lugu...sakit....
aku pun berdoa pada Tuhan....menangis...aku ingin bahagia seperti anak kecil lainnya...aku haus perhatian..aku haus kasih sayang....aku rapuh..
Perlahan jalan hidup membawaku pada suatu masa indah tapi palsu....ini bukan hidup putih atau hitam...
ini hidup abu-abu....bukan abu-abu yang bersih...tapi kertas hitam yang sengaja di timpa cat putih yang tak putih....
Tuhan...cobaan apa lagi untuk diriku ?
aku menyembunyikan hitam dengan putih....putih yang palsu
siapa yang harus disalahkan?
sampai pada tahap....
aku coba berdiri mandiri....aku coba jalani hidup yang terpilih ini...
aku coba tetap bersimpuh pada Tuhanku...
sambil tetap bersyukur atas hikmah yang kudapatkan
saat itu.....setidaknya aku bisa menafkahi diri sendiri....
mungkin aku sempat khilaf...aku terlalu terlena pada hidup abu ku....
aku lupa padaNya
lalu roda berputar lagi untukku...
saat ini...aku kembali pada titik itu...
aku tak ingin membuat mereka menitikan air mata untukku...
ini pilihan yang harus kutelan meski pahit...
mencari sesuap nasi seolah mencari oasis ditengah gurun pasir...
terlalu banyak harapan kosong...
ah...aku sangat benci harapan kosong...aku jadi penuh dengki..penuh amarah...
mengolok Tuhan tak adil padaku...
aku pun sejenak berpikir dengan hati....betapa Tuhan tega..aku tak diterima Tuhan
ah...biarlah aku pasti bisa...aku bahagia..aku bisa tersenyum....
tapi.....
Hati ini terlalu berat dengan batu amarah terlalu sumpek dengan nafas dengki....ada apa ini?
pagi ini pun ku temukan jawabannya pada sebuah pesan
"Sesungguhnya seorang yang satu hari ia tidak membaca Al-Quran, sungguh hatinya seperti rumah kosong"
Ya.... ini jawabannya...mungkin ku terlalu buta
Aku dalam cobaanNya...aku marah merasa tak terima dengan kerasnnya hidup...
aku berusaha bertahan hidup...
tapi...ku akui..aku terlalu terlena dengan dunia..hingga lupa denganNya....
mungkin karena itu...penciptaku menganggapku mahluk kecil yang sombong
ku ambil buku itu...buku yang dikukuhkan jadi petunjuk hidup manusia....
ku mulai membaca...air mata pun deras mengalir
aku rindu Tuhanku....
entah...
apa Tuhanku masih mau menerima aku dengan hidup hitam abuku ini ?
Manusia....
ketika pagi berkaki empat
saat siang berkaki dua
sore menjelang malam berkaki tiga
lalu malam menjadi debu
ketika seseorang pernah berada di titik nol...maka ia pun bisa naik hingga puncak dan kembali ke titik nol...
ya seperti itu lah hidup...
masih jelas diingatanku yang berbekas hingga ke hati
saat masih duduk di sekolah menengah pertama
kondisi rumah yang sangat tidak kondusif
ya, aku tumbuh di kelilingi teriakan sampai piring terbang
atau bahkan ringisan sakit yang disertai bunyi hentak pukulan
saat itu sangat kelam....
aku terlalu dini untuk mengetahui kebenaran, semua seperti mengoyak batinku
masih jelas diingatan dan berbekas hingga ke hati,,,,
untuk makan sesuap nasi pun sangat susah...bahkan seperti harus mengemis pada nenek
atau bahkan harus memaksa perut kosong menahan lapar...
ya....ketika itu serupiah sangat berharga, tak akan kubiarkan sekepingpun tercecer di jalan...
ingin rasanya pergi jauh mengelana mencari penghidupan sendiri...tapi tak bisa...
ku tak tega meninggalkan isakan adikku...rintihan ibuku...
kelam...lugu...sakit....
aku pun berdoa pada Tuhan....menangis...aku ingin bahagia seperti anak kecil lainnya...aku haus perhatian..aku haus kasih sayang....aku rapuh..
Perlahan jalan hidup membawaku pada suatu masa indah tapi palsu....ini bukan hidup putih atau hitam...
ini hidup abu-abu....bukan abu-abu yang bersih...tapi kertas hitam yang sengaja di timpa cat putih yang tak putih....
Tuhan...cobaan apa lagi untuk diriku ?
aku menyembunyikan hitam dengan putih....putih yang palsu
siapa yang harus disalahkan?
sampai pada tahap....
aku coba berdiri mandiri....aku coba jalani hidup yang terpilih ini...
aku coba tetap bersimpuh pada Tuhanku...
sambil tetap bersyukur atas hikmah yang kudapatkan
saat itu.....setidaknya aku bisa menafkahi diri sendiri....
mungkin aku sempat khilaf...aku terlalu terlena pada hidup abu ku....
aku lupa padaNya
lalu roda berputar lagi untukku...
saat ini...aku kembali pada titik itu...
aku tak ingin membuat mereka menitikan air mata untukku...
ini pilihan yang harus kutelan meski pahit...
mencari sesuap nasi seolah mencari oasis ditengah gurun pasir...
terlalu banyak harapan kosong...
ah...aku sangat benci harapan kosong...aku jadi penuh dengki..penuh amarah...
mengolok Tuhan tak adil padaku...
aku pun sejenak berpikir dengan hati....betapa Tuhan tega..aku tak diterima Tuhan
ah...biarlah aku pasti bisa...aku bahagia..aku bisa tersenyum....
tapi.....
Hati ini terlalu berat dengan batu amarah terlalu sumpek dengan nafas dengki....ada apa ini?
pagi ini pun ku temukan jawabannya pada sebuah pesan
"Sesungguhnya seorang yang satu hari ia tidak membaca Al-Quran, sungguh hatinya seperti rumah kosong"
Ya.... ini jawabannya...mungkin ku terlalu buta
Aku dalam cobaanNya...aku marah merasa tak terima dengan kerasnnya hidup...
aku berusaha bertahan hidup...
tapi...ku akui..aku terlalu terlena dengan dunia..hingga lupa denganNya....
mungkin karena itu...penciptaku menganggapku mahluk kecil yang sombong
ku ambil buku itu...buku yang dikukuhkan jadi petunjuk hidup manusia....
ku mulai membaca...air mata pun deras mengalir
aku rindu Tuhanku....
entah...
apa Tuhanku masih mau menerima aku dengan hidup hitam abuku ini ?
Manusia....
ketika pagi berkaki empat
saat siang berkaki dua
sore menjelang malam berkaki tiga
lalu malam menjadi debu
Wednesday, November 16, 2011
Persahabatan
siang ini...
kucing kecilku...gerry...
dia duduk manis disampingku sambil melihat apa yang kuketik...
seolah dia mengerti kecangihan teknologi internet masa kini...
sesekali ku elus pelan kepalanya...dia pun memandangku dengan mata khasnya...lalu menyambut elusan tanganku seperti tersenyum menikmati...lalu aku lanjut mengetik diapun perlahan merangkak dan mulai memanjat ke bahuku dan bermain dengan beberapa helai rambutku...
ouchhhh...gerry..stop!!grrrrrhhh....ahhh kukunya sudah panjang....
entah inikah persahabatan manusia dan binatang??
gerry..hanya satu dari sederet nama binatang yang telah bersahabat denganku....ku ingat...ada chiko seekor anjing dalmatian pintar-pintar bodoh, choki seekor anjing entah apa nama jenisnya yang sekarang sudah hampir 10 tahun dipelihara, snowy seekor anjing kampung berwarna putih corak sapi yang sekarang sudah diadopsi teman omku, maskot seekor burung nuri yang kupelihara ketika masih duduk di sekolah dasar dia nurut denganku seolah mengerti bahasa manusia, oscar seekor anjing doberman yang sempat kupelihara sekitar satu tahun dan satu-satunya anjing yang pernah membuatku kerepotan dengan size BABnya yang jumbo....lalu benji...seekor anjing yang tak pernah kulupakan
Benji...
seekor anjing kampung yang konon dari cerita keluargaku dia adalah anjing yang sangat berjasa menyelamatkanku.....hmmm ingatanku sangat sedikit tentangnya....gimana tidak, dia bersahabat denganku ketika ku berusia 3-4 tahun....dan dia menghilang ketika kami sekeluarga hijrah ke jakarta selatan tepatnya sekitar ku berusia 5 tahun....
dulu ku tinggal di sebuah kawasan dengan hiruk pikuk keramaian kota...ya..jalan imam bonjol jakarta pusat...keluar dari pagar langsung bisa menyapa bus kota atau bajaj....benji, dia selalu mengikutiku kemanapun aku pergi main....ke taman rumah..ke tetangga...ke taman suropati...bahkan sampai bermain di kamar...seolah dia pengasuhku...kesetiaannyapun padaku terbukti...
suatu hari aku yang masih sekolah TK itu main sendiri di taman rumah tanpa pengawasan siapapun..tak ada orang..hanya aku dan benji...saat itu mungkin naluri petualangku muncul untuk pertama kalinya, aku pergi mencoba bermain ke taman suropati sendirian dengan benji, taman yang jaraknya cukup jauh ditempuh untuk anak seusiaku saat itu...sekitar 5 menit jalan kaki untuk orang dewasa....
diculik...dijual...diperdagangkan...dianiyaya...dijadikan anak jalanan....atau tertabrak mobil...pastinya tidak terpikirkan olehku....yang ada hanya ayunan yang ingin kumainkan di taman suropati....
tentunya tak kusadari saat itu orang rumah kalang kabut mencariku...seisi rumah seolah dikeluarkan karena aku menghilang...tanteku mulai panik...nenekku mulai bersedih...paman dan ayahku mulai bergegas menaiki motor untuk ke kantor polisi...
tak lama kemudian....datanglah seseorang pembantu dari tetangga sebelah...
"pak, ini anjingnya tadi ada di taman suropati..pas saya lihat, saya ingat itu anjing punya rumah ini, jadi saya bawa aja kesini kebetulan ada anak ikut sama dia..jadi saya bawa juga sekalian anaknya".....
#$^%&^*(%%# (-_-") #benji lebih terkenal daripada aku....
mencoba ambil hikmah dari kejadian itu....."untung benji setia menemaniku..."
huifff....cerita benji mengukir senyum simpul di wajahku saat ini...
memang segala sesuatu ketika kita melakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas maka kebaikanpun akan terjalin pada kita....seperti halnya persahabatanku dengan sederet binatang...salah satunya dengan benji ^_^
kucing kecilku...gerry...
dia duduk manis disampingku sambil melihat apa yang kuketik...
seolah dia mengerti kecangihan teknologi internet masa kini...
sesekali ku elus pelan kepalanya...dia pun memandangku dengan mata khasnya...lalu menyambut elusan tanganku seperti tersenyum menikmati...lalu aku lanjut mengetik diapun perlahan merangkak dan mulai memanjat ke bahuku dan bermain dengan beberapa helai rambutku...
ouchhhh...gerry..stop!!grrrrrhhh....ahhh kukunya sudah panjang....
entah inikah persahabatan manusia dan binatang??
gerry..hanya satu dari sederet nama binatang yang telah bersahabat denganku....ku ingat...ada chiko seekor anjing dalmatian pintar-pintar bodoh, choki seekor anjing entah apa nama jenisnya yang sekarang sudah hampir 10 tahun dipelihara, snowy seekor anjing kampung berwarna putih corak sapi yang sekarang sudah diadopsi teman omku, maskot seekor burung nuri yang kupelihara ketika masih duduk di sekolah dasar dia nurut denganku seolah mengerti bahasa manusia, oscar seekor anjing doberman yang sempat kupelihara sekitar satu tahun dan satu-satunya anjing yang pernah membuatku kerepotan dengan size BABnya yang jumbo....lalu benji...seekor anjing yang tak pernah kulupakan
Benji...
seekor anjing kampung yang konon dari cerita keluargaku dia adalah anjing yang sangat berjasa menyelamatkanku.....hmmm ingatanku sangat sedikit tentangnya....gimana tidak, dia bersahabat denganku ketika ku berusia 3-4 tahun....dan dia menghilang ketika kami sekeluarga hijrah ke jakarta selatan tepatnya sekitar ku berusia 5 tahun....
dulu ku tinggal di sebuah kawasan dengan hiruk pikuk keramaian kota...ya..jalan imam bonjol jakarta pusat...keluar dari pagar langsung bisa menyapa bus kota atau bajaj....benji, dia selalu mengikutiku kemanapun aku pergi main....ke taman rumah..ke tetangga...ke taman suropati...bahkan sampai bermain di kamar...seolah dia pengasuhku...kesetiaannyapun padaku terbukti...
suatu hari aku yang masih sekolah TK itu main sendiri di taman rumah tanpa pengawasan siapapun..tak ada orang..hanya aku dan benji...saat itu mungkin naluri petualangku muncul untuk pertama kalinya, aku pergi mencoba bermain ke taman suropati sendirian dengan benji, taman yang jaraknya cukup jauh ditempuh untuk anak seusiaku saat itu...sekitar 5 menit jalan kaki untuk orang dewasa....
diculik...dijual...diperdagangkan...dianiyaya...dijadikan anak jalanan....atau tertabrak mobil...pastinya tidak terpikirkan olehku....yang ada hanya ayunan yang ingin kumainkan di taman suropati....
tentunya tak kusadari saat itu orang rumah kalang kabut mencariku...seisi rumah seolah dikeluarkan karena aku menghilang...tanteku mulai panik...nenekku mulai bersedih...paman dan ayahku mulai bergegas menaiki motor untuk ke kantor polisi...
tak lama kemudian....datanglah seseorang pembantu dari tetangga sebelah...
"pak, ini anjingnya tadi ada di taman suropati..pas saya lihat, saya ingat itu anjing punya rumah ini, jadi saya bawa aja kesini kebetulan ada anak ikut sama dia..jadi saya bawa juga sekalian anaknya".....
#$^%&^*(%%# (-_-") #benji lebih terkenal daripada aku....
mencoba ambil hikmah dari kejadian itu....."untung benji setia menemaniku..."
huifff....cerita benji mengukir senyum simpul di wajahku saat ini...
memang segala sesuatu ketika kita melakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas maka kebaikanpun akan terjalin pada kita....seperti halnya persahabatanku dengan sederet binatang...salah satunya dengan benji ^_^
Ajaib
Ajaib...???
dulu buatku kata itu hanya tertulis di dongeng seribu satu malam dengan sejuta ketakjuban si jin lampu
atau bahkan....
Ajaib.....seperti halnya tertulis pada buku kisah para nabi yang dulu kubaca di perpustakaan sekolah....
Ajaib...?ah hanya pada dunia maya..tidak datang untuk ku....
tapi.....
25 tahun lalu aku selamat dari percobaan "menghilangkan" bukti kenakalan orang tua (-_-)
#peringatan jangan kawin kalo ga siap!!
11 tahun lalu aku selamat dari kecelakaan sebuah mobil yang menabrakku dari belakang...dan punggungku terkadang masih sakit sampai sekarang...huh #peringatan buat pejalan kaki kalo bisa ada mata di belakang*&^%*...
7 tahun lalu aku selamat dari kecelakaan motor untuk pertama kalinya kepalaku berciuman dengan aspal hitam..darah pun mengalir melintasi dahi...ughhh...tak pernah kulupakan itu.....kebodohan karena gak pake helm #peringatan kepala tidak sekeras batu kali!!
5 tahun lalu aku lagi-lagi selamat dari kecelakaan lalu lintas...sebuah motor melaju sangat kencang saat itu ....dan lagi-lagi aku ketabrak (-_-")masih ada goresan berbekas di betis kanan ku sampai sekarang.... #peringatan kalau menyebrang jalan contohlah Ayam!!
1 tahun lalu kembali lagi aku selamat dari kecelakaan motor....motorku entah mengapa seperti meluapkan kerinduan besarnya pada sang tiang listrik, diapun tiba-tiba melaju sangat kencang dan mencium si tiang hingga bodynya penyok gak karuan....menurut penduduk lokal banyak orang meninggal karena kecelakaan di jalan yang kulintasi itu....hmmmhmmm.... (@_@)aku selamat...masih bisa tertawa meski dibarengi ringisan sakit kedua pahaku yang menghitam legam membentuk siluet benua afrika di paha kiri dan daratan china di paha kanan...
#peringatan jangan biarkan motormu melepas rindu dengan tiang listrik !!!!
lucu sekali....itu hanya beberapa kisah "kecelakaan" besarku dari banyak kecelakaan yang sudah banyak aku alami hingga sekarang...dan aku masih hidup bernafas bebas dan tersenyum..beberapa temanpun menjulukiku dengan "kucing nyawa sembilan" ~_~
sejenak berpikir...apakah ini keajaiban yang Tuhan berikan padaku ^^
tidak meragu...ini pasti keajaiban dariNya untukku :p
dulu buatku kata itu hanya tertulis di dongeng seribu satu malam dengan sejuta ketakjuban si jin lampu
atau bahkan....
Ajaib.....seperti halnya tertulis pada buku kisah para nabi yang dulu kubaca di perpustakaan sekolah....
Ajaib...?ah hanya pada dunia maya..tidak datang untuk ku....
tapi.....
25 tahun lalu aku selamat dari percobaan "menghilangkan" bukti kenakalan orang tua (-_-)
#peringatan jangan kawin kalo ga siap!!
11 tahun lalu aku selamat dari kecelakaan sebuah mobil yang menabrakku dari belakang...dan punggungku terkadang masih sakit sampai sekarang...huh #peringatan buat pejalan kaki kalo bisa ada mata di belakang*&^%*...
7 tahun lalu aku selamat dari kecelakaan motor untuk pertama kalinya kepalaku berciuman dengan aspal hitam..darah pun mengalir melintasi dahi...ughhh...tak pernah kulupakan itu.....kebodohan karena gak pake helm #peringatan kepala tidak sekeras batu kali!!
5 tahun lalu aku lagi-lagi selamat dari kecelakaan lalu lintas...sebuah motor melaju sangat kencang saat itu ....dan lagi-lagi aku ketabrak (-_-")masih ada goresan berbekas di betis kanan ku sampai sekarang.... #peringatan kalau menyebrang jalan contohlah Ayam!!
1 tahun lalu kembali lagi aku selamat dari kecelakaan motor....motorku entah mengapa seperti meluapkan kerinduan besarnya pada sang tiang listrik, diapun tiba-tiba melaju sangat kencang dan mencium si tiang hingga bodynya penyok gak karuan....menurut penduduk lokal banyak orang meninggal karena kecelakaan di jalan yang kulintasi itu....hmmmhmmm.... (@_@)aku selamat...masih bisa tertawa meski dibarengi ringisan sakit kedua pahaku yang menghitam legam membentuk siluet benua afrika di paha kiri dan daratan china di paha kanan...
#peringatan jangan biarkan motormu melepas rindu dengan tiang listrik !!!!
lucu sekali....itu hanya beberapa kisah "kecelakaan" besarku dari banyak kecelakaan yang sudah banyak aku alami hingga sekarang...dan aku masih hidup bernafas bebas dan tersenyum..beberapa temanpun menjulukiku dengan "kucing nyawa sembilan" ~_~
sejenak berpikir...apakah ini keajaiban yang Tuhan berikan padaku ^^
tidak meragu...ini pasti keajaiban dariNya untukku :p
Subscribe to:
Posts (Atom)