Saturday, May 8, 2010

cinta berkata pada hati

Awalnya kata itu terucap tak asing ditelingaku tapi masih apatis hati menerima
berkali dia mengucap
"aku sayang kamu, aku cinta kamu, aku ingin selalu denganmu"
...
aku pun dengan lirih menjawab dingin
"iya, makasih yah, makasih sudah mau menemaniku"
setiap kali dia berkata demikian, aku pun menjawab demikian....

Apatis itu pun terbalas dengan sikap...aku masih ada disini menunggu dengan sabar

Pernah terucap untukku padanya "ah, paling lama tiga bulan dan kau pun akan bosan padaku, lalu pergi tak berjejak seperti dahulumu"...kembali berbalas kata "ah, kau lihat saja nanti...aku sungguh-sungguh padamu"....seperti mendengar bualan besar sampai ditelingaku..

dia pun tetap bersikap...aku masih ada disini menunggu dengan sabar..

Pernah terucap kembali untukku padanya "aku tidak butuh kata manis, karena lidah tak bertulang, kata pun dapat berganti"....kembali berbalas kata "ah, kata manisku bukan dari lidah tapi dari hati terdalam"....seperti lelucon yang tersampaikan dipikirku...

dia pun tetap bersikap...aku masih ada disini menunggu dengan sabar..

Pernah terucap kembali untukku padanya "aku rindu kekasihku yang lalu.."...kembali berbalas kata "ya, tidak masalah, aku bisa menemuimu karena waktu yang telah kau lewati bersamanya, aku tetap ingin ada disampingmu"...pelan hati tersentak...

dia masih dengan sikapnya...aku masih ada disini menunggu dengan sabar..
Hingga ia tak lagi berucap...hanya saja,,

Menyediakan waktu di tengah kerjanya hanya untuk membuatkan ku nasi goreng spesialnya...
Menyisihkan uang keringatnya yang pas-pas an untuk membuat spagheti idamanku..
Mau membiarkanku meminum air duluan ketika dahaga menyerang kami berdua
Menyisipkan beberapa buah apel ditasku agar aku tak lupa makan buah...
semua dilakukan dengan senyum...senyum yang perlahan menggores senyum diwajahku...

"Tuhan, apa lagi ini?" terus ku bertanya pada pikir...

tak sadar rasa itu terpupuk...

Terucap untukku padanya sedikit hati berbicara "jangan lupa makan ....jangan ngebut...jangan tidur larut.."dan jangan..jangan lainnya...kembali berbalas kata "iya, aku ingin berubah menjadi lebih baik untuk diriku dan kamu"....kata yang menyentil wajah hati..sedikit menariknya tersenyum

rasa itu pun terairi tumbuh tak sadar...

Terucap untukku padanya sedikit ragu "mau kah kau temaniku"...kembali berbalas kata "selalu ada waktuku untukmu"...singkat kata bermakna....membuatku terbang melayang pada waktu-waktu sebelumnya...ya, ia tak pernah absen saat ku butuhkan..

ah rasa ini perlahan subur...

Terucap untukku padanya dengan suara pelan "aku butuh kamu..." kembali berbalas kata "apapun akan kulakukan untukmu semampuku, aku sayang kamu, meski aku tau aku bertepuk sebelah tangan"..ah, kali ini kata yang menampar...

inikah yang kuharapkan? disayangi dengan "meski" bukan "karena"

Terasa, pelan menjadi indah, pelan menjadi nyaman...detikkupun yang kelabu jadi berwarna

Terucap untukku padanya "aku sayang kamu" kembali berbalas kata "aku juga sayang kamu, lebih dari kamu sayang aku"..dahi ku mengernyit bertanya apa maksud kata?

Kemudian ia kembali tak berucap...hanya saja

Bangun ditengah malam cuma untuk membenarkan selimutku yang tersingkap..
Mau membersihkan kloset yang lama tak ku sikat hanya untuk menghindari gatal-gatal dibokongku..
Menahanku menyantap makanan berlemak hanya untuk menghindari aku kena kolesterol..
Mengajaku bermain gulat-gulatan penuh tawa hanya agar ku sedikit berolahraga..
Ijin keluar dari kantornya hanya untuk memberikan jatah makan siangnya kepadaku..
Membiarkan diriku terlelap dahulu dan memastikan tak ada seekor nyamuk pun mengganggu lelapku..
Membiarkan dirinya terlibat bahaya hanya karena ia tak rela bahaya itu mengancam diriku...
dan banyak lagi...

akhir kalimat...terucap untukku padanya "aku sangat sayang sama kamu, aku tak ingin kehilangan kamu"..tak berbalas kata...hanya senyum tulus, pelukan hangat dan kecupan dikening yang menyampaikan maksudnya...

No comments:

Post a Comment