Pemandangan ini mungkin sangat jarang dilihat orang
atau bahkan sangat jarang terjadi
ini bukan tentang pemandangan alam
ini juga bukan tentang peristiwa sejarah kebangsaan
atau sebuah peristiwa kecelakaan
Pemandangan ini aku lihat dengan senyum dari hati paling dalam
saat wisuda aku bisa berfoto dengan dua pasang orang tua ku bersamaan, aku mensyukurinya meski karena hambatan cuaca bukan ketiga pasang orang tuaku bersamaan.
saat ibu kandungku menikah, ibu tiriku menghadiri pernikahannya dengan senyum memberi selamat.
saat adik tiriku lahir, ibu kandungku menjenguk bahkan saat itu dia membantu menggendong adik tiriku untuk diberikan pada ibu tiriku yang ingin menyusuinya, dengan bapak kandungku berdiri di sisinya.
semua terjadi dengan senyum, ini keharmonisan hebat dari keluarga hebat yang pernah pecah, setidaknya salah satu lem perekatnya adalah diriku yang pernah nekat beberapa tahun lalu, ya lem perekat yang cukup mahal namun berbuah manis.
tapi yang pasti aku sadari lem perekat yang paling berjasa adalah masing-masing dari mereka yang telah membuang gengsi dan ego demi sebuah senyum dan ketenangan hati
No comments:
Post a Comment