10 Januari 2019
Lama sekali tak bersua, hampir genap 6 tahun aku tidak
memanjakan jari-jari ini bergerak mengetik kata yang muncul dari otak.
6 Tahun dengan segudang rasa, kisah-kisah yang memacu
adrenalin, cerita manisnya cinta hingga getirnya rasa kehilangan seseorang yang
berharga untuk selamanya.. mama
6 Tahun kupendam itu semua, dan hanya belajar dari ingatan
bagaimana kelamnya hidup manusia yang kebanyakan hilang nuraninya, rela menjadi
kacung, acuh pada alam, memelihara dengki, Apatis pada realita namun serius
pada dunia maya, bahkan rela melacurkan harga diri dan lalu yakin pada berita
hoax, semua untuk mahluk bernama “Rupiah”.
6 Tahun himpitan rasa pada pahitnya mengurusi meja hijau, rentenir yang menguras pundi kekayaan keluarga, kebodohan hakiki pada manusia yang mabuk agama
6 Tahun sudah tak bersua hingga segala rasa pun hanya bisa
terkubur, kali ini aku ingin sedikit saja memberi nafas pada paru ku yang cukup
sesak, bermanja pada kata, bercerita kisah satu-persatu.
No comments:
Post a Comment