sesak..padahal sudah bertahun...
perih...sepertinya potongan duri masih tertancap...
ku pikir sudah bisa kulupakan...
tapi entah...ini jadi inspirasi menyiksa hati yang jadi salah satu alasan kuat ku dapat berlatih memoles tulisan dengan hati...
yang terus jadi pertanyaan... kenapa harus melihat yang sakit..dan kenapa harus tergoda untuk melihat itu?
malam ini..detik ini
aku butuh obatku...
aku tak ingin hanyut pada sakit luka yang tergores dua kali itu...
sial...
obatku...dimana kamu?
tolong tetap genggam aku..
peluk aku...dan hangatkan aku...
kali ini aku benar-benar percaya dan merasakan teori dari paku yang ditancap ke pohon...
hah....
(syndrom jauh dari obat) :(
No comments:
Post a Comment