Sunday, December 6, 2009

Bagaimana bijak itu?

Bagaimana bijak itu?

Bagiku adalah memutuskan sesuatu dengan memikirkan segala resikonya dan lalu mengambil keputusan dengan resiko terkecil. Bahkan terkadang membuat keputusan bijak dengan mengorbankan diri sendiri .

Aku hidup dengan mencoba selalu bisa bijaksana dalam mengambil sikap ataupun menentukan sebuah keputusan, tak jarang jalan yang aku ambilpun mengorbankan perasaan diri sendiri.

Terkadang jika aku menengok kebelakang dan lalu melihat kisah-kisahku satu persatu, aku suka tertawa sendiri, tak pernah henti aku mencoba untuk bijak meski aku tau tak sedikit juga dari kisahku yang melukiskan diriku yang tak bijak.

Lihatlah salah satu kisahku dulu…

kisah tragis yang terjadi pada tanggal 23 September 2007

aku sangat tidak bijak dalam menyelesaikan sebuah permasalahan, sangat tidak bijak mengambil sikap ditengah himpitan tekanan yang seperti membuat kepalaku meledak. Aku tidak berpikir panjang atas apa yang akan terjadi pada diriku dan keluargaku serta orang-orang sekitarku pada keputusan paling bodoh sepanjang hidupku. Keputusan yang hampir menelan nyawaku.

Tapi….

sungguh aku hingga saat inipun tidak menyesal pernah mengambil keputusan bodoh itu. Lihatlah sekarang, lihatlah hidupku.. aku belajar dari kebodohanku, dan bukan hanya aku saja yang belajar dari keputusan bodoh itu, keluargaku, dan orang sekitarku, mereka ikut belajar. Sungguh tak dipungkiri, keputusan bodohku itu telah membawa aku dan mereka naik satu level dalam tingkat masalah hidup.

Jadi…bijak itu seperti apa yah? Hasil dari keputusan yang diambil atau proses ketika ingin mengambil keputusan itu?keputusan bodoh yang tak diambil dengan bijaksana saja bisa menghasilkan sebuah kebijaksanaan baru untuk diri sendiri dan orang lain.

Aku manusia biasa,,,dengan hati yang tak tersentuh tapi aku bukan biksu. Aku hanya ingin mencoba terus belajar memahami hidup yang berliku.

No comments:

Post a Comment