Wednesday, December 9, 2009

a spirit in the night

Bandung, 8 desember malam..

Malam temani langkahku, sambil melahap mie goreng dengan segelas kopi hangat, perlahan jemariku berdansa diatas tuts notebook mungilku, bebas lepas seperti elang yang terbang diudara. Setidaknya aku ingin sedikit menulis sebelum kembali mengulang beberapa bahan ujianku untuk hari kamis nanti. Ujian yang cukup menegangkan untukku..

Sekarang pukul setengah sebelas malam, sedikit rasa menyesal karena aku hanya melahap mie gorengku tak kurang dari lima menit…hahaha..lapar…ah, kenapa tadi aku gak beli lagi yah??aku cuma punya satu persediaan mie goreng saja (oh tidak, aku hampir lupa dengan program dietku)..tau kenapa aku jarang beli mie goreng?simple saja…karena mie goreng porsinya sedikit dan lebih mahal daripada indomie kuah rasa soto mie favoriteku…
entah mengapa hasrat menghitungku semakin menjadi setelah aku kembali menyandang gelar “mahasiswa” ditambah lagi dengan status ngekos. Boleh percaya boleh tidak, membeli detergen saja aku sampai menghitung harga dibagi berat bersihnya dan lalu mencari yang mana yang paling menguntungkan dan murah…hahaha..yah hingga bisa membutuhkan waktu hampir sekitar 15 menit hanya untuk menentukan detergen mana yang akan dibeli.

Tersenyum memikirkan diriku yang sedang berjalan diatas roda hidup, dari yang dulu terbiasa menerima gaji hingga jutaan rupiah sampai sekarang yang terbiasa menghemat hingga seratus rupiah…sungguh pada awalnya mengejutkan buatku..tapi, yah perlahan ku akui aku bisa memetik pelajaran dari ini. Aku jadi bisa lebih menghargai uang dan pemberian orang.

Perlahan mengetik dan tak sengaja ku angkat kepalaku yang pegal hingga kudapat melihat tetangga diseberangku..ya ampun..plis dehhh…maaf yah, aku gak sengaja ngeliat dia lagi ganti baju…ih geuleh…wakaka

Kembali kuterhanyut pada ayunan jemariku ditemani lagu do as infinity yang melantunkan lagu soundtrack salah satu film animasi favoriteku..inuyasa..
Jadi teringat, bagaimana yah kabar sepupuku dijepang. Dia hebat, dia perempuan yang kuat, aku salut dengannya, usianya terpaut sekitar 3 tahun lebih muda dariku, dia menerima beasiswa dari salah satu universitas teknik terbaik di indonesia untuk meneliti di Jepang selama setahun. Hebat yah…

Beberapa minggu lalu aku mendapat kabar bahwa dia mengalami sebuah kecelakaan disana, dinegeri orang tanpa sanak saudara. Dia ditabrak lari oleh seorang pemuda yang mabuk. Awalnya sempat shock mendengar kabar itu, apalagi ketika aku tau bahwa kakinya terlindas. Lalu, apa yang membuat aku semakin salut kepadanya..mudah saja…karena dia bisa mengatasi masalah disana sendirian tanpa membuat khawatir keluarganya di indonesia, dengan kata lain, setelah masalah dia beres disana baru dia bilang ke orang tuanya kalau dia ditabrak lari….hehehe…salut, mungkin dia mengambil langkah itu karena ia tidak mau membuat bapak dan ibunya khawatir setengah mati dan menghabiskan biaya yang cukup besar untuk menjenguknya ke jepang. Semoga sukses yah sepupuku tercinta.

Cukup sudah untuk malam ini..aku juga ingin bisa sukses seperti sepupuku…so, mari mulai belajar…mari semangattttt!!!!

No comments:

Post a Comment